hack fs

Jangan mengirimkan testimonial ini keteman anda, karena profile teman anda tidak akan bisa diakses!

Caranya masukkan kode berikut :




Untuk mencoba apakah testimonial ini berhasil, klik priview. Agar sang penerima testimonial bisa meng-approve testimonial, hapus ganti file flash tadi terlebih dahulu (http://numpang.com/out.swf) dengan flash animasi yang menarik perhatian. Misalnya dengan flash dari Babaflash Forum. Baru setelah di approve, aktifkan ganti lagi (upload lagi) dengan file flash tadi.

Nah, dalam contoh kasus di Friendster palsu, sang cracker me-redirect setiap user yang ingin melihat profile yang sudah disusupi flash tadi dan mengarahkannya ke http://www.friendster.co.nr. Dan celakanya disitu dibuat halaman yang menyerupai halaman login Friendster dan seolah-olah terjadi kesalahan yang mengharuskan setiap user memasukkan email dan passwordnya.

‘Fasilitas’ untuk mengirimkan testimonial di Friendster inilah yang dimanfaatkan cracker untuk ‘mengelabuhi’ orang-orang yang sering bermain-main dengan Friendster. Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap testimonial yang menggunakan flash. Jika mendapatkan testimonail dari orang yang tidak dikenal (emang bisa ya?) atau flash yang ngga penting, lebih baik tidak usah di approve aja.

biaya peluang

3. Biaya sehari-hari
Biaya sehari-hari adalah biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi sehari-hari yang dinyatakan dengan satuan uang. Biaya sehari-hari antara manusia satu dengan manusia yang lain tidak selalu sama, dan tidak semua kebuthan sehari-hari selalu dapat dipenuhi. Hal ini karena keterbatasan/kelangkaan sumber daya alam tersebut
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Dalam ilmu ekonomi, biaya peluang, atau biaya kesempatan, adalah biaya yang kita terima bila kita memilih suatu kegiatan. Berbeda dengan biaya sehari-hari, biaya peluang muncul dari kegiatan alternatif yang tidak bisa kita lakukan. Sebagai contoh, misalkan seseorang memiliki uang Rp.10.000.000. Dengan uang sebesar itu, ia memiliki kesempatan untuk bertamasya ke Bali atau membeli sebuah TV. Jika ia memilih untuk membeli TV, ia akan kehilangan kesempatan untuk menikmati keindahan Bali; begitu pula sebaliknya, apabila ia memilih untuk bertamasya ke Bali, ia akan kehilangan kesempatan untuk menonton TV. "Kesempatan yang hilang" itulah yang disebut sebagai biaya peluang.

;;